KEGIATAN MENYIMAK
WISATA PASAR TERAPUNG dan PULAU
KEMBANG
Perjalanan dimulai setelah saya dan
beberapa teman-teman selesai mendirikan sholat di Masjid Sultan Suriansyah yang
dekat dengan dermaga. Dengan Bismillah kami mulai menaiki kelotok satu persatu,
dalam perjalanan wisata air ini sangat berkesan, banyak pengetahuan yang kita
dapat antara lalin seperti lebih mengenal
kehidupan masyarakat banjar yang sangat kental dengan budaya airnya
aatau budaya sungainya.
Sejak
subuh orang-rang sudah beraktifitas, seperti mencuci, mandi, atau ada yang juga
orang-orang yang menggunakan kelotok mereka untuk melakukan perjalanan yang
mungkin untuk berdagang, atau mungkin membawa hasil kebun, dan lain-lain.
Sangat seru mengaamati kehidupan sungai, satu persatumomen di atas kelotok
diabadikan,ssambil menikmati perjalanan menuju lokasi pertama yaitu Pasar
Terapung yang berada di Lok Baintan. Dalam perjalanan saya dan teman-teman juga
berkomunikasi membahas keindahan estetika bangunan-bangunan pinggir sungai,
selain itu ada hal yang menarik perhatian saya yaitu masyarakat yang melakukan
budidaya keramba ikan sungai. Sangat banyak sekali keuntungan sungai bagi
manusia , sungai memberikan wadah kehidupan bagi manusia. Namun, semua itu tak luput
dari kekuasaan Allah swt.
Sepanjang
perjalanan eceng gondok atau ilung sangat banyak menghiasai wajah permukaan
sungai. Tiba di pasar terapung, kami memulai kegiatan ada Asep yang melakukan
tawar-menawar dengan dengan acil penjual limau (jeruk), ada Miah yang membeli
kacang dan saya juga ikut membelinya, harganya sekitar Rp. 5000, dan
teman-teman yang lain juga sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Banyak juga
wisatawan yang saya perkirakan berasal dari luar kota bisa jadi juga dari luar
provinsi. Ramai orang-orang melakukan transaksi jual beli, banyak hal yang
dijual di pasar terpung, dari sayuran,ikan,kue,dan lain-lain.
Melanjutkan
perjalanan dari pasar terapung menuju lokasi kedua yaitu Pulau Kembang. Pulau
kembang terdapat banyak ratusan warik ( kera), saat perahu baru merapat di
dermaga, para kera sudah menyambut kami, dari yang kecil hingga yang berukuran
besar. Terdapat juga penjual kacang dan jagung yang menawarkan dagangannya.
Berkeliling pulau kembang harus hati-hati bisa jadi barang anda bisa direbut
oleh kera, seperti teman saya yang sepatunya di ambil oleh kera.
Ada
banyak tumbuhan yang tumbuh di pulau kembang, salah satunya Mangga hutan, yang
katanya bisa dijadikan obat. Selain itu terdapatjuga satu tempat yaitu yang
terdapat Patung Kera untuk orang yang menganut agama tertentu , mereka akan
memanjatkan doa didepan patung tersebut. Ada hal yang kurang, saya sebenarnya
ingin melihat maskot Kalimantan Selatan yaitu Bekantan, tapi sayang saya tak
melihat kehadiran hewan primata tersebut, mungkin sekarang keberadaan hewan
tersebut sudah sangat langka.
Komentar
Posting Komentar